Sponsor

Rabu, 26 September 2007

Sejarah Air Minum AQUA

Pada Tahun 70 an Saat orang bepergian menggunakan kereta api dari jakarta ke surabaya atau ke kota lainnya pasti sering merasakan haus yang luar biasa, dan pada kondisi seperti itu yang dituju tak lain hanyalah Restorka atau turun pada stasiun pemberhentian untuk membeli minuman , dan sudah tentu ditempat tempat seperti itu harga menjadi tak wajar, apalagi membeli di atas kereta api walaupun hanya segelas Air putih, karena yang di jual di restorka biasanya adalah kopi , susu , atau teh manis . dan orang mulai berfikir bagaimana membawa air putih saat bepergian, cara paling mudah adalah menyimpannya di dalam botol dibandingkan harus membawa termos air yang bakal repot membawanya , nah ide membawa air dalam botol inilah yang mendasari orang menjual air mineral dalam kemasan.

Aqua lahir atas ide almarhum Tirto Utomo (1930-1994). Beliau menggagas
lahirnya industri air minum dalam kemasan (AMDK) di Indonesia melalui
PT Golden Mississippi pada tanggal 23 Pebruari 1973.

Kegiatan fisik perusahaan dimulai pada bulan Agustus 1973, ditandai dengan pembangunan
pabrik di kawasan Pondok Ungu, Bekasi, Jawa Barat. Percobaan produksi
dilaksanakan pada bulan Agustus1974 dan produk komersil dimulai sejak
tanggal 1 Oktober 1974 dengan kapasitas produksi 6 juta liter setahun.
Produk pertamanya adalah AQUA botol kaca 950 ml yang kemudian disusul
dengan kemasan AQUA 5 galon, pada waktu itu juga masih terbuat dari
kaca.

Tahun 1974 hingga tahun 1978 merupakan masa-masa sulit karena masih rendahnya
tingkat permintaan masyarakat terhadap produk AQUA. Dengan berbagai
upaya dan kerja keras, AQUA mulai dikenal masyarakat, sehingga penjualan
dapat ditingkatkan dan akhirnya titik impas berhasil dicapai pada
tahun 1978.

Saat itu merupakan titik awal perkembangan pesat produk AQUA yang selanjutnya
terus berkembang hingga sekarang.

Semula produk AQUA ditujukan untuk masyarakat golongan menengah atas, baik
perkantoran maupun rumah tangga dan restoran. Namun, saat berbagai
jenis kemasan baru : 1500ml, 500ml, 220ml, dari kemasan plastik
mulai diproduksi sejak 1981, maka produk AQUA dapat terjangkau oleh
masyarakat luas, karena mudahnya transportasi dan harga terjangkau.

Mata Air Pegunungan yang mengalir sendiri

Pada tahun 1981, AQUA memutuskan untuk mengganti bahan baku yang semula dari
sumur bor ke mata iar pegunungan yang mengalir sendiri (self flowing
spring).


Perluasan Produksi

Diterimanya AQUA oleh masyarakat luas dan wilayah penjualan yang telah menjangkau
seluruh pelosok Indonesia, maka Aqua harus segera meningkatkan kapasitas
produksinya. Untuk memenuhi kebutuhan pasar yang terus meningkat itu,
lisensi untuk memproduksi AQUA diberikan kepada PT Tirta Jayamas Unggul
di Pandaan, Jawa Timur pada tahun 1984 dan Tirta Dewata Semesta di
Mambal, Bali pada tahun 1987. Hal yang sama juga diterapkan di berbagai
daerah di Indonesia. Pemberian lisensi ini disertai dengan kewajiban
penerapan standar produksi dan pengendalian mutu yang prima. Upaya
ekspor dirintis sejak medio 1987 dan terus berjalan baik hingga kini
mencakup Singapura, Malaysia, Maldives, Fiji, Australia, Timur Tengah
dan Afrika. Total kapasitas produksi dar seluruh pabrik AQUA pada
saat ini adalah 1,665 milyar liter per tahun.

Pabrik di luar Negeri

Di luar negeri, tepatnya Filipina, dijalin pula kerja sama untuk memproduksi
AQUA, yang telah berproduksi sejak awal 1998. Sedangkan di Brunei
Darussalam, pada tahun 1991 dilakukan kerja sama dengan membentuk
IBIC Sdn. Bhd untuk memproduksi air minum dalam kemasan (AMDK) dengan
merek SEHAT. Nama dipilih karena tidak adanya sumber mata air pegunungan
yang memenuhi standar produksi AQUA, sehingga bahan bakunya diambil
dari sumur bor. Karena itu nama AQUA tidak digunakan.

Jenis Kemasan

Saat ini produk AQUA terdiri dari beraneka kemasan dan ukuran, baik kemasan
sekali pakai (disposable) maupun kemasan ulang-alik (returnable).

• Kemasan sekali pakai terdiri atas:
- Botol PET (Poly Ethelene Terephthalate) : 1500 ml, 625 ml, 600 ml, 330 ml
- Gelas plastik PP (Poly Propelene) : 240 ml
• Kemasan sekali pakai terdiri atas:
- Botol Kaca: 375 ml
- Botol PC (Poly Carbonate): 5 Galon (19 lt)

Semula AQUA memproduksi botol-botol plastiknya memakai bahan PVC (Poly
Vinyl Chloride) yang kurang ramah lingkungan karena menimbulkan
hujan asam bilamana dibakar. Pada tahun 1988 AQUA mengganti mesin
produksi dan bahan bakunya dengan PET, sedangkan di Eropa pada saat
itu masih memakai PVC. AQUA lah yang pertama-tama merubah botol
bulat disain Eropa menjadi persegi dan bergaris agar mudah dipegang.
Botol PET ciptaan AQUA ini sekarang menjadi standar dunia. Demikian
pula dengan gelas plastik 240 ml yang semula berukuran 220 ml, diciptakan
oleh Research & Development AQUA dan sekarang menjadi teramat
popular di Indonesia.

Go Public

Pada saat perusahaan go-public pada tanggal 1 Maret 1990 makan nama P.T.
Golden Mississippi dirubah menjadi P.T. Aqua Golden Mississippi.

Sertifikasi dan Penghargaan

Pada tahun 1994 dan 1995, AQUA adalah AMDK pertama yang berhasil memperoleh
Sertifikat ISO 9002 untuk pabrik Bekasi, Citeureup dan Mekarsari.
Menyusul kemudian pabrik Pandaan, pabrik Mambal, pabrik Subang,
dan pabrik Berastagi. Semua pabrik AQUA sedang di proses untuk mendapatkan
sertifikasiISO 9002. Sertifikasi lain ayng telah diperoleh yaitu
untuk Good Manufacturing Pratices atau Cara Produksi yang
baik dari NSF (National Sanitation Foundation). Pabrik yang telah
memperoleh sertifikasi ini adalah pabrik Bekasi, Citeureup, Mekarsari
dan Pandaan. Kedua setifikasi ini diberikan kepada perusahaan AMDK
di Indonesia. Pada awal 1999, AQUA berhasil memperoleh sertifikat
SMK3 (Sertifikat Mutu Kesehatan dan keselamatan kerja) dan pada
bulan Oktober 19999, 5 pabrik AQUA di Bekasi, Bogor, Sukabumi, Pandaan
dan Bali memperoleh sertifikat HACPP (Hazard Abalysis Critical Control
Point) dari SGS, Holland. HACCP adalah suatu metoda untuk mengontrol
proses produksi yang bisa mengakibatkan menurunnya kualitas produksi.

Pada tahun 1986, AQUA meraih “Asia Star Award” dari Tokyo, jepang. Dan
pada thaun 1991 berhasil meraih “Management Award 1991” kategori
manajemen umum dalam program yang diselenggarakan oleh World Executive’s
Digest bersama Asian Institute of Management dan Japan Airlines.

Penghargaan lain yang diterima berupa “Piala Nusa Adi Kualita” untuk kualitas
manajemen perusahaan terbaik dari Kadin Jaya, dan penghargaan sebagai
Peserta Terbaik pada Penilaian Penerapan Cara Produksi yang Baik,
untuk kelompok industri air minum dalam kemasan, dalam rangka peringatan
Hari Pangan Sedunia pada tahun 1997. Pada kwartal akhir tahun 1999,
hasil survey independen dari majalah Readers Digest di Singapura
menempatkan produk AQUA sebagai “Superbrand 1999” yang paling dikenal
dan dipercaya mutunya.

AQUA dan Olahraga

Nyaris tiada kegiatan olahraga penting yang tidak dihadiri oleh AQUA. Merek AQUA
amat dikenal di Indonesia, ASEAN bahkan Eropa melalui PON, Pesta Sukan,
Pencak Silat, Sea Games, Thomas Uber Cup, World Cup, Sudirman Cup,
World Golf Competition dan sebagainya. AQUA mendirikan beberapa diklat
bulutangkis “AQUA PUSPITA” dikota-kota Jakarta, Surabaya, Denpasar
untuk membina bibit-bibit muda diperbulutangkisan. Keterlibatan AQUA
didunia olahraga telah beberapa kali menghasilkan penghargaan bagi
Perusahaan.

AQUA dan Peristiwa Nasional Kenegaraan

Adalah merupakan suatu kebanggan tersendiri bagi AQUA dapat menemani setiap
peristiwa bersejarah di Indonesia seperti pertemuan Presiden Amerika
Ronald Reagen di Bali, APEC(Asia Pacific Economic Conference) dan
KTT (Konference Tingkat Tinggi Dunia) di Jakarta, Peringatan Hari
Kemerdekaan setiap tahun di Istana Negara dan berbagai peristiwa
bersejarah lainnya.

VIT (PT. Varia Industri Tirta)

Pada tanggal 17 Juli 1987, Tirto Utomo mengakuisisi PT. Varia Industri
Trita yang memproduksi AMDK merek VIT dan merupakan merek kedua
dari grup AQUA. Saat ini total kapasitas produksi VIT 287 juta liter
setahun,

IBWA (International Bottled Water Association)

Di Amerika AQUA mendapatkan “AQUA Awards” tahun 1985 – 1989 secara
berturut-turut untuk bidang periklanan, promosi dan Public Relations.
PT. Aqua Golden Mississippi juga merupaka kantor secretariat Association
(IBWA), untuk kawasan Asia, Timur Tengah dan Afrika Utara semenjak
bulan September 1992, di samping menjadi anggota Direksi dan Council
di Amerika Serikat dan di Eropa.

Hall of Fame

Komitmen dan keterlibatan almarhum Tirto Utomo dalam industri AMDK yang dirintisnya
menjadi sorotan dunia dan pada bulan Oktober 1992, di Cincinnati,
USA, almarhum Tirto Utomo dinobatkan sebagai tokoh pencetus dan penggerak
industri AMDK dikawasan Asia dan Timur Tengah dan masuk dalam “Hall
of Fame” industri bottled Water. Beliau adalah orang Asia pertama
yang memperoleh penghargaan tersebut, dan dipilih dari nominasi yang
berasal dari Asia, Amerika, Australia, Canada, Eropa, Amerika Serikat
dan Latin Amerika.

PT. Tirta Investama (AQUA Group)

Pada tanggal 16 Juni 1994, dibentuk P.T. TIRTA INVESTAMA sebagai induk
yang mengayomi unit-unit produksi AQUA yang tersebar diseluruh Indonesia
dan sekarang menjadi lebih dikenal sebagai AQUA Group, dengan total
jumlah karyawan lebih dari 7,400 orang.

Pemimpin Pasar

Hasil survei dari Zenith International dari Inggris sebuah badan riset internasional
yang telah melakukan survei selama hampir sembilan bulan untuk IBWA,
mengesahkan bahwa merek AMDK AQUA dari Indonesia adalah merek AMDK
terbesar di wilayah Asia – Timur Tengah – Pasifik dengan total penjualan
sebesar 1,040 juta liter ditahun 1998 dan sekitar 1,190 juta liter
ditahun 1999 dan dengan demikian diakui sebgai AMDK nomor dua di dunia
setelah merek EVIAN. Sebuah prestasi besar bagi sebuah perusahaan
negara berkembang yang baru berkiprah selama 25 tahun di industri
ini dan yang mengalami badai politik dan ekonomi yang berat.

Sumber : Aqua Online

2 komentar:

wenny_cinpera mengatakan...

mat mlm, gw mo nanya napa yg memperagakan iklan aqua harus anak-anak dan mengapa harus orang timur?

Tohma mengatakan...

Bagus Bro Artikelnya, tpi kok ngga update lgi....???