Sponsor

Kamis, 27 September 2007

Melawan Diri Sendiri

Melawan diri sendiri atau bisa dibilang melawan hawa nafsu , hal ini oleh rosululloh dianggap peperangan paling besar emmmmm.... kenapa ya..?

Setiap Manusia pasti memiliki hati nurani, sebuah perasaan yang ada di lubuk hati paling dalam , hati nurani selalu akan membimbing manusia ke jalan yang benar , tetapi nafsu atau keinginan manusia belum tentu ke arah itu karena ada beberapa faktor baik interen maupun ekteren, terkadang ada keinginan untuk berbuat baik namun terkadang muncul juga keinginan untuk berbuat jahat, nah disinilah pentingnya manusia dapat memanage keinginannya, disinilah manusia perlu belajar apa yang menjadi rambu rambu hidupnya, tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

perjalanan hidup manusia memang tidak selamanya benar kita semua pasti pernah melakukan kesalahan dan dosa , namun sadarkah kita bahwa setiap kali kita melakukan kesalahan atau dosa maka sesungguhnya hati nurani kita pasti mengatakan bahwa ini salah,
ketika seorang siswa sedang mencontek, ketika seorang sedang mencuri, atau ketika seorang itu akan melakukan korupsi akan melakukan penyuapan, pasti didalam hati nuraninya akan berontak bahwa ini salah, namun yang menjadi pertanyaan berapa sering kita mendengarkan kata hati atau nurani kita untuk tidak melakukan hal hal yang keliru .

Ini menunjukkan bahwa seberapa berat kita melawan diri kita sendiri, melawan hawa nafsu kita dari hal hal yang jelek atau dosa , buktinya saat ini berapa banyak orang yang tidak bisa menuruni hati nuraninya, sehingga terjadi kebobrokan disana sini angka kejahatan semakin hari tidak menunjukkan penurunan, orang rame rame korupsi suap dimana mana, sekalipun orang itu menjabat pada lembaga yang tugasnya memberantas korupsi / kejahatan namun bukan jaminan dia tidak akan melakukan korupsi / suap , kasus KY contohnya.

oleh karenanya pada bulan ramadhan ini kita di wajibkan belajar mengendalikan hawa nafsu kita lawan keinginan diri kita sendiri , kalau pada bulan bulan biasa setan dan jin bebas untuk menggoda kita , namun di bulan ramadhan mereka semua diikat dan dilarang untuk menggoda manusia, maka faktor ekternal penyebab manusia berbuat jahat sudah tidak ada sekarang tinggal ada diri kita sendiri mampu kah kita mengendalikan nafsu kita , apabila pada bulan ramadhan masih ada saja manusia yang berbuat jahat maka itu sesungguhnya murni dari nafsu manusia sendiri, jin dan setan tidak terlibat maka dia tidak boleh dipersalahkan.

Tidak ada komentar: