Sponsor

Jumat, 21 September 2007

Arti Kode Gerbong KA Penumpang

Kalau kita sering naek kereta api baik kereta ekonomi sampai kelas eksekutif mungkin sering sekilas kita melihat tulisan seperti K3-67514 atau K2-86501 tulisan ini biasanya kita temukan di luar gerbong atau di dalam gerbong tepat di atas pintu keluar menuju bordes nah apa si arti kode itu, nah ini jawabannya tolong dikoreksi kalau salah :

Gerbong kereta api milik PT KAI dibedakan menjadi beberapa jenis yaitu kereta/gerbong penumpang kelas Ekonomi, Bisnis, Eksekutif. kemudian Kereta/gerbong makan kelas Ekonomi, Bisnis, Eksekutif. dan Kereta Pembangkit atau Kereta Bagasi.
nah kode sebelum tanda '-' itu menunjukkan jenis gerbong contoh :
K1 : Gerbong kelas Eksekutif
KM1 : Gerbong Makan kelas Eksekutif
K2 : Gerbong kelas Bisnis
KM2 : Gerbong Makan kelas Bisnis
K3 : Gerbong kelas Ekonomi
KM3 : Gerbong Makan kelas Ekonomi
KMP : Gerbong Makan Pembangkit (Jenis Kereta Makan + Pembangkit Mini) biasanya hanya untuk kelas Ekonomi dan Bisnis (KMP3 & KMP2)
KP : Gerbong Pembangkit Listrik
BP : Gerbong Bagasi Penumpang

kemudian 2 digit setelah tanda '-' menunjukkan tahun pembuatan gerbong
contoh : K1-67xxx berarti gerbong kelas Eksekutif tahun pembuatan gerbong 1967

kemudian 1 digit setelah tahun pembuatan menunjukkan kode seri boogie ( Rangkaian Roda Kereta ) setiap seri menunjukkan karakteristik dari beban dan batas kecepatan pacu gerbong , yang saya tahu ada 5 jenis seri yaitu seri 5,6,7,8,9 yang batas kecepatan nya berkisar antara 80km/h - 120 Km/h
Ciri Ciri Boogie seri :
5 : 1 Boogie 4 roda ditiap tiap roda mengunakan per keong , termasuk per utamanya dengan mak kecepatan 100 km/h .
6 : 1 Boogie 4 roda ditiap roda menggunakan per keong , per utama menggunakan per daun dengan mak kecepatan 100 km/h .
7 : 1 Boogie 4 roda ditiap roda menggunakan per daun, termasuk per utamanya dengan mak kecepatan 100 km/h .
8 : 1 Boogie 4 roda ditiap roda menggunakan suspensi pegas karet, suspensi sekunder menggunakan per keong dengan mak kecepatan 120 km/h .
9 : 1 Boogie 4 roda ditiap roda menggunakan suspensi pegas karet, suspensi sekunder menggunakan pegas udara dengan mak kecepatan 120 km/h .
contoh : K2-xx5xx berarti kereta Bisnis yang menggunakan boogie seri 5 yang mampu melaju sampai kecepatan 100 km/h .
seri 5,6,7 biasanaya digunakan untuk gerbong seri lama dengan tahun pembuatan 60,70,80
seri 8 untuk tahun 90 an untuk kelas Argo Generasi 1 ( Argo Bromo ) namun karena dirasakan kurang nyaman oleh penumpang banyak yang di ganti dengan seri 5 yang dianggap lebih stabil
seri 9 digunakan kereta Argo terbaru seperti Argo Anggrek yang sekarang gerbongnya berwarna pink dan bentuknya seperti trapesium.

2 digit terakhir menunjukkan nomor inventaris biasanya dari nomor 1 sampek sebanyak gerbong yang dimiliki oleh PT KAI sesuai kelasnya .
contoh K1-02901 berarti gerbong kelas Eksekutif pertama milik PT KAI yang di buat tahun 2002.

nah bagi rekan rekan yang naek kereta api baik jarak dekat maupun jauh yang merasa gak nyaman duduk digerbongnya alias gak bisa tidur atau beli karcis kelas Eksekutif tapi kok gerbongnya kusam atau merasa terguncang guncang ketika kereta berada di jalur berbelok dengan kecepatan tinggi atau dijalur dengan rel dan balas yang kurang bagus, nah bisa melihat atau mencari kode tersebut karena banyak gerbong kelas eksekutif yang tahun pembuatannya di bawah tahun 70 an tapi jarang di rawat atau di renovasi terutama cat dan interiornya, apalagi gerbong kelas K3 yang jarang di rawat.

Tidak ada komentar: